Diskriminasi Buruh Wanita
Wanita konon diciptakan Tuhan sebagai makhluk mulia dan sempurna dari tulang rusuk pria. Hakikat wanita adalah bagian hidup dan partner hidup seorang pria baik dalam suka maupun duka. Diberbagai pandangan kehidupan di dunia wanita selalu digambarkan sebagai seorang yang lemahlembut, penuh kasih sayang dan sabar. Mari kita tengok ibu kita, dia seorang wanita yang paling dekat dan mengerti segalanya tentang kita. Lihatlah betapa berjasanya seorang ibu, wanita yang mengandung kita, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang dan selalu memaafkan kita meskipun kita sering mengecewakan beliau. Melihat semua pernyataan diatas tentu seharusnya tak ada lagi bentuk diskriminasi-diskriminasi dan perbedaan sikap terhadap wanita. Namun kenyataannya bentuk-bentuk diskriminasi terhadap wanita masih sangat kentara.
Diskriminasi terhadap wanita menurut konvensi CEDAW ada 12 bentuk diskriminasi yaitu (1) perempuan dan kemiskinan; (2) pendidikan dan pelatihan perempuan; (3) perempuan dan kesehatan; (4) kekerasan terhadap perempuan; (5) perempuan dan konflik bersenjata; (6) perempuan dan ekonomi; (7) perempuan dalam kekuasaan dan pengambilan keputusan; (8) mekanisme kelembagaan untuk kemajuan perempuan; (9) hak asasi perempuan; (10) perempuan dan media; (11) perempuan dan lingkungan hidup; dan (12) anak perempuan.